How to Grow Old

By. Lawrence Darmani

Isaiah 46:4-13

I will sustain you and I will rescue you.

Isaiah 46:4

“How are you today, Mama?” I asked casually. My 84-year-old friend, pointing to aches and pains in her joints, whispered, “Old age is tough!” Then she added earnestly, “But God has been good to me.”


“Growing old has been the greatest surprise of my life,” says Billy Graham in his book Nearing Home. “I am an old man now, and believe me, it’s not easy.” However, Graham notes, “While the Bible doesn’t gloss over the problems we face as we grow older, neither does it paint old age as a time to be despised or a burden to be endured with gritted teeth.” He then mentions some of the questions he has been forced to deal with as he has aged, such as, “How can we not only learn to cope with the fears and struggles and growing limitations we face but also actually grow stronger inwardly in the midst of these difficulties?”

In Isaiah 46 we have God’s assurance: “Even to your old age and gray hairs . . . I am he who will sustain you. I have made you and I will carry you; I will sustain you and I will rescue you” (v. 4). We don’t know how many years we will live on this earth or what we might face as we age. But one thing is certain: God will care for us throughout our life.


, please teach us to number our days so that we may gain a heart of wisdom. (See Psalm 90:12)


be afraid to grow old; God goes with you!


The View from the Mountain

Our valley in Idaho can be very cold in the winter. Clouds and fog roll in and blanket the ground, trapping frigid air under warmer layers above. But you can get above the valley. There’s a road nearby that winds up the flank of Shafer Butte, a 7,500-foot mountain that rises out of our valley. A few minutes of driving and you break out of the fog and emerge into the warmth and brilliance of a sunlit day. You can look down on the clouds that shroud the valley below and see it from a different point of view.

Life is like that at times. Circumstances seem to surround us with a fog that sunlight cannot penetrate. Yet faith is the way we get above the valley—the means by which we “set [our] hearts on things above” (Col. 3:1). As we do, the Lord enables us to rise above our circumstances and find courage and calmness for the day. As the apostle Paul wrote, “I have learned to be content whatever the circumstances” (Phil. 4:11).

We can climb out of our misery and gloom. We can sit for a time on the mountainside and through Christ who gives us strength (v. 13) we can gain a different perspective.

Although I can’t always see You or what You’re doing, Lord, I rest in Your love for me.

Faith can lift you above your fears.

Always Pray and Don’t Give Up

Luke 18:1-8

Jesus told his disciples a parable to show them that they should always pray and not give up. Luke 18:1

Are you going through one of those times when it seems every attempt to resolve a problem is met with a new difficulty? You thank the Lord at night that it’s taken care of but awake to find that something else has gone wrong and the problem remains. During an experience like that, I was reading the gospel of Luke and was astounded by the opening words of chapter 18:  “Then Jesus told his disciples a parable to show them that they should always pray and not give up” (v. 1). I had read the story of the persistent widow many times but never grasped why Jesus told it (vv. 2-8). Now I connected those opening words with the story. The lesson to His followers was very clear: “Always pray and never give up.” Prayer is not a means of coercing God to do what we want. It is a process of recognizing His power and plan for our lives. In prayer we yield our lives and circumstances to the Lord and trust Him to act in His time and in His way. As we rely on God’s grace not only for the outcome of our requests but for the process as well, we can keep coming to the Lord in prayer, trusting His wisdom and care for us. Our Lord’s encouragement to us is clear: Always pray and don’t give up!

Lord, in the difficulty I face today, guard my heart, guide my words, and show Your grace. May I always turn to You in prayer.

Prayer changes everything.

Do You Fear The Future?

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
(Yesaya 9:5)
Hidup yang penuh tantangan dan masalah. Hal ini membuat banyak manusia takut untuk menghadapinya. Manusia yang penuh kejahatan dan dosa dan kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Dosa membuat kita jauh dari hadapan Tuhan.
What an impressive and beautiful description of the Lord Jesus Christ?
1. Penasihat Ajaib “…dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib…” …baca selanjutnya 🙂 ->

Menantikan Tuhan


tetapi orang- orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru;     mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Masa penantian adalah masa yang sangat indah di mana kita hidup dalam kekekalan bersama Dia. Akan tetapi masa ini adalah masa yang juga masa sukar dan banyak tantangan yang harus kita hadapi. Hal ini dapat kita ketahui dalam kitab Yesaya 40:30 dikatakan :”Orang-orang muda menjadi lesu dan teruna- teruna jatuh tersandung,”. Dalam masa ini banyak orang yang lesu dan jatuh tersandung, berarti dalam masa penantian, mereka tidak kuat dan tidak teguh.

Masa penantian itu juga merupakan suatu ujian untuk menuju kedewasaan rohani kita dan untuk pembentukan karakter kita. Seseorang yang tidak setia dalam hidup baik itu dalam pekerjaan, sekolah, keluarga, persahabatan bahkan kepada Tuhan akan …baca selanjutnya 🙂 ->

Hidup Berhasil & Beruntung di Dalam Tuhan

Setiap manusia di dunia ini sangatlah mengimpikan hidup yang berhasil dan beruntung. Tidak ada yang menginginkan hidupnya gagal dan mengecewakan. Banyak hal yang dilakukan manusia agar mencapai garis hidup yang berhasil. Para pelajar bergiat belajar dan bekerja keras supaya kelak nanti hidup mereka berhasil. Namun bukan pada para pelajar saja, tetapi juga pada pekerja, guru, orang tua, dll yang mengimpikan hidup yang berhasil.

Hidup yang berhasil dan beruntung bukan hanya hidup yang mempunyai harta kekayaan, tetapi terlebih damai sejahtera, sukacita, pengharapan dan hidup di dalam Kristus. Sebagai orang pilihan, kita sudah seharusnya berada pada garis kehidupan yang berhasil serta beruntung. Akan tetapi masih banyak orang Kristen yang belum mengalami hal demikian.

Berikut ini beberapa hal yang harus kita lakukan supaya hidup kita berhasil dan beruntung : …baca selanjutnya 🙂 ->

Tuhan Adalah Gembalaku

Mazmur 23.
~ TUHAN, gembalaku yang baik~

Mazmur Daud.

Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku  di padang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun  aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku , seumur hidupku; dan aku akan diam  dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Dalam kitab Mazmur mengatakan bahwa Tuhan adalah gembala kita yang baik.
Dan sebaliknya kita harus menjadi domba-dombanya yang baik juga…
Gembala yang baik, adalah gembala yang menjaga kawanan domba-dombanya. Di saat serigala datang menerkam domba itu, maka seorang gembala akan menolong dombanya itu dari ancaman serigala…

Kita diutus Tuhan seperti domba di tengah-tengah serigala…
Mengapa kita disebut domba? Karena setiap domba mempunyai gembala. Dan gembala kita adalah Yesus sendiri, yang tidak akan membiarkan diterkam loeh serigala.
Jadi kita yang adalah seperti domba kita harus taat pada Gembala, kalau kita tidak taat maka kita seperti serigala (pemberontak).
Karena segala kehidupan kita berapa dalam tuntunan Tuhan, dan kita tidak akan takut lagi manghadapi dunia yang jahat ini.