Menantikan Tuhan

waiting

tetapi orang- orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru;     mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Masa penantian adalah masa yang sangat indah di mana kita hidup dalam kekekalan bersama Dia. Akan tetapi masa ini adalah masa yang juga masa sukar dan banyak tantangan yang harus kita hadapi. Hal ini dapat kita ketahui dalam kitab Yesaya 40:30 dikatakan :”Orang-orang muda menjadi lesu dan teruna- teruna jatuh tersandung,”. Dalam masa ini banyak orang yang lesu dan jatuh tersandung, berarti dalam masa penantian, mereka tidak kuat dan tidak teguh.

Masa penantian itu juga merupakan suatu ujian untuk menuju kedewasaan rohani kita dan untuk pembentukan karakter kita. Seseorang yang tidak setia dalam hidup baik itu dalam pekerjaan, sekolah, keluarga, persahabatan bahkan kepada Tuhan akan putus di tengah jalan atau tidak sampai pada tujuan. Kita yang setia akan mendapat banyak tantangan dalam hidup. Jangan khawatir dalam menghadapi tantangan itu ! Kadang kita takut bahwa tantangan itu sangat besar sehingga kita tidak dapat menghadapinya dan kita ingin mengambil jalan pintas yang mana jalan itu tidak menurut standar jalan Tuhan. Jalan Tuhan itu maksud saya adalah seperti jalan salib. Pada jalan salib Tuhan Yesus terus menghadapi penderitaan yang sangat menyakitkan dan tidak pernah berhenti di tengah jalan. Ketika jalan itu telah dilalui-Nya, ada janji, tujuan bahkan anugrah yang terbesar yang Bapa berikan kepada Yesus. Nama Yesus menjadi nama di atas segala nama. Dan bukan hanya itu, Yesus juga mengalahkan maut dan dengan darah-Nya semua umat manusia ditebus dengan cuma- cuma.

Penderitaan yang kita hadapi tidak seperti penderitaan Tuhan Yesus. Bahkan tidak akan melebihi kekuatan kita. Dalam Kitab 1 Korintus 10 : 13 mengatakan :

 “Pencobaan- pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan- pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Kita harus yakin dan optimis dalam menghadapi pencobaan karena Tuhan selalu menolong kita dan memberi jalan keluar.”

Dalam masa penantian, ketika kita kuat dan teguh menghadapi tantangan, maka karakter kita akan dibentuk. Karakter yang tangguh dan taat dalam menanti masa yang indah itu. Kalau kita tidak mampu menghadapi  suatu masalah maka karakter kita adalah pengecut. Akan tetapi jika kita tetap berjuang dan berdoa dalam menghadapi masalah maka karakter kita dibentuk menjadi karakter yang pantang menyerah dan terus mengandalkan Tuhan.

Dalam Alkitab, orang yang menantikan Tuhan seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Karena ketika rajawali terbang menghadapi badai, dia tidak akan jatuh atau lesu menghadapi badai itu, akan tetapi dia akan malah naik terus terbang tinggi. Demikian juga kita sebagai orang Kristen, kita harus tetap menantikan Tuhan agar sekalipun badai besar menghadang dan tantangan datang menerjang kita, maka kita tidak akan jatuh karena Dia memberi kekuatan kepada orang yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Kesimpulan

Hidup dalam penantian adalah suatu proses dalam menghadapi ujian kedewasaan rohani dan pembentukan karakter yang tangguh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s